DAIHATSU HIMAX JAGOAN JALAN SEMPIT

Dengan kehadiran Hi-Max,Daihatsu optimis pick-up terbarunya tersebut mampu mendapat tempat di segmen kendaraan komersial di tanah air.

Jakarta - Melihat segmen kendaraan komersial terutama untuk pasar kendaraan pikap yang kian bertumbuh dijawab PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dengan meluncurkan pikap terbarunya, Daihatsu Hi-Max.
Berbekal dimensi yang compact serta interior yang fungsional, mobil ini pun didukung dengan mesin yang diklaim sangat efisien. Daihatsu Hi-Max sendiri dipersenjatai dengan mesin berkapasitas 1.000 cc KR-DE DOHC yang mampu menghasilkan tenaga 57 ps pada 5.000 rpm dan torsi 8,7 kg.m pada 4.000 rpm.
Daihatsu Hi-Max sendiri ditawarkan dalam dua tipe, yakni Hi-Max standar yang dipasarkan dengan harga Rp 93,3 juta dan varian tertinggi Rp 103,3 juta. Harga tersebut berstatus on the road Jakarta.
Menurut Deputy Chief PT ADM Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Supranoto Tirtodidjojo, "Kehadiran Daihatsu Hi-Max di Indonesia untuk mendukung sektor usaha sesuai harapan pemerintah. Agar industri otomotif menyediakan kendaraan yang mampu bermanuver di jalan sempit perkotaan," ungkapnya.
Kehadiran Daihatsu Hi-Max sendiri menjadi rival kuat dari Mitsubishi dengan Colt T120SS serta Suzuki yang membuat Carry Futura dan APV. Nah.. perbedaan Hi-Max dengan rivalnya adalah lawan-lawannya tersebut umumnya dipersenjatai dengan mesin di atas 1.400 cc. Sementara harganya berkisar Rp 95,5 juta hingga 147,5 juta.
Selain itu, kehadiran Daihatsu Hi-Max pun akan menjegal pertumbuhan penjualan pick up Tata Motors yang dengan model Tata Ace EX2 yang dilengkapi mesin 700 cc dan Super Ace berkapasitas 1.405 cc. Jika disandingkan, Hi-Max lebih dekat dengan Tata Ace EX2.
Untuk pick-up teranyarnya ini, ADM optimis bahwa Daihatsu Hi-Max dapat meraih penjualan 250 unit Hi-Max per bulan.
"Untuk Hi-Max, kami saat ini ingin melihat perkembangan pasar terlebih dahulu. Jika penjualannya terus bertumbuh, berapa pun kami siap produksi. Yang jelas kami tidak mau bikin target muluk-muluk," pungkas Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT ADM.